+62 8383 574 111 24 admin@kdngroup.co.id

Teknik penanaman semua jenis tanaman secara hidroponik pada dasarnya sama, termasuk juga dengan tanaman paprika, tentu saja mirip-mirip dan dasarnya sama, hanya saja perlakuan beberapa jenis akan berbeda karena karakteristik dari tanaman tersebut sendiri.

  1. Langkah pertama yaitu persiapan. Karena paprika ini akan ditanam secara hidroponik, maka kita perlu mempersiapkan alat, sarana, serta bahannya yaitu wadah, benih paprika, media tanam hidroponik yang akan digunakan untuk menyemai (sekam bakarrockwool, dll), hygrometer / thermometerpinset, ruang yang akan digunakan untuk menyemai dan alat semprot.
  2. Setelah semuanya telah siap, langkah selanjutnya adalah pembibitan. Pertama-tama rendam dulu benih dalam air hangat kuku kurang lebih selama 30 menit. Sembari kita menunggu proses perendaman benih paprika, kita siapkan dahulu media penanamannya.
  3. Basahi terlebih dahulu media penanamannya menggunakan air bersih kemudian Anda pastikan bahwa medianya telah basah sampai merata dan membiarkan air siramannya menetes keluar.
  4. Kemudian buatlah lubang kecil pada rockwool (jika Anda menggunakan rockwool) atau buatlah garitan kecil yang berpotongan pada Sekam (jika Anda menggunakan sekam bakar) yang mana akan menghasilkan bentuk bujur sangkar dengan jarak kurang lebih 2 cm.
  5. Selanjutnya Anda letakkan benih paprika satu persatu pada setiap bagian lubang dengan posisi calon lembaga (titik tumbuhnya menghadap ke awah bawah kurang lebih sekitar 0,5 cm dengan menggunakan pinset) setelah semua benih disemai selanjutnya tutup dengan plastik mulsa.
  6. Benih-benih tadi Anda taruh kedalam lemari semai (germenation chamber), dengan suhu optimal 20-25 ºC dan RH 70%-90%. Cara mengaturnya yaitu dengan memasang lampu apabila suhu rendah dan apabila kelembabannya yang rendah Anda semprotkan air ke dalam lemari semai. Anda bisa gunakan hand sprayer.
  7. Tunggulah selama kurang lebih 7 hari maka benih akan mulai berkecambah selanjutnya plastik mulsanya Anda buka dan bibit Anda pindahkan ke tempat yang ada terkena sinar matahari sembari Anda jaga suhu dan kelembabannya.
  8. Pada bibit yang mempunyai kotiledon yang telah tumbuh denngan sempurna, maka kemudian pindahkan ke polybag dengan ukuran berkisar 15 x 15 cm yang sudah dibasahi dengan larutan nutrisi AB mix dengan EC. 1,5 mS/cm dan pHnya 5.5.
  9. Untuk pemeliharaannya meliputi penyiraman selama 1-2 kali sehari (hal ini tergantung cuaca, dan media yang Anda gunakan) serta pengendalian hama dan tanaman liar yang tumbuh disekitar paprika.
  10. Bibit paprika siap Anda tanam ke greenhouse produksi setelah berumur kurang lebih 21 hari di polybag atau ketika sudah berdaun sekitar 5 helai.