+62 8383 574 111 24 admin@kdngroup.co.id

Pembibitan dan Penyemaian Rimpang Kunyit

Pembibitan kunyit dapat dilakukan dengan mengambil rimpang kunyit yang sudah tua. Usia kunyit yang layak dijadikan sebagai bibit adalah sekitar 8 bulan. Karena semakin tua kunyit, maka semakin bagus pula bibit dan tunas yang akan dihasilkan. Jumlah rimpang yang digunakan untuk pembibitan disesuaikan dengan jumlah pot atau polybag yang Anda siapkan, karena saat penanaman, masing-masing pot hanya diisi dengan satu bibit saja. Langkah selanjutnya adalah penyemaian bibit kunyit, yaitu dengan cara:

Rimpang kunyit yang sudah tua
Rimpang kunyit yang sudah tua lebih bagus untuk dijadikan bibit karena akan lebih cepat mengeluarkan tunas.
  • Letakkan rimpang kunyit yang telah disiapkan di atas tanah yang lembab.
  • Pastikan rimpang tersebut tidak terkena paparan sinar matahari langsung.
  • Taburi rimpang kunyit tersebut dengan tanah secukupnya, dan siram setiap sore untuk menghasilkan tunas atau bibit kunyit yang bagus.
  • Jika rimpang kunyit telah tumbuh setinggi 10 cm, ambil tunas tersebut dan potonglah.
  • Masing-masing pot diisi dengan satu tunas.

Pengolahan Tanah

Pengolahan tanah dilakukan dengan mencampur tanah gembur, kompos, dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1. Campurkan ketiga bahan tersebut hingga merata, dan isikan ke dalam pot yang telah Anda siapkan. Ukuran pot ideal yang dapat Anda gunakan adalah pot dengan diameter 20 cm dan tinggi pot 40 cm. Campuran tanah, kompos, dan pupuk kandang sebaiknya Anda masukkan setinggi 30 cm saja. Jangan lupa untuk meletakkan pecahan batu bata atau pecahan genteng di bagian bawah pot sebelum media tanam dimasukkan. Hal ini bertujuan agar media tanam tidak terbawa air saat dilakukan penyiraman.

Penanaman Bibit Kunyit

tanaman-kunyit

Bibit kunyit yang telah siap tanam adalah bibit yang telah disemai dan telah muncul tunasnya. Hal-hal yang perlu diperhatikan saat penanaman antara lain:

  • Buat lubang pada media tanam kurang lebih dengan kedalaman 8 cm.
  • Masukkan masing-masing bibit atau tunas ke dalam masing-masing lubang yang telah disiapkan.
  • Masing-masing lubang diisi dengan satu tunas atau satu bibit.
  • Tutup kembali lubang tanam dengan media tanam yang berupa campuran tanah, kompos, dan pupuk kandang.
  • Sirami bibit yang telah ditanam tersebut secukupnya.

Pemupukan

Pupuk yang digunakan untuk pemupukan tanaman sebaiknya pupuk kompos atau pupuk organik, bukan pupuk kimia. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir resiko yang berbahaya akibat penggunaan pupuk kimia. Pemupukan dilakukan setiap satu bulan sekali, dengan mengkombinasikan tanah, pupuk kandang, dan kompos dengan perbandingan 1:1:1.

Penyiraman

Penyiraman dilakukan setiap 2 hari atau 3 hari sekali untuk tetap menjaga kelembaban media tanam. Sebaiknya penyiraman dilakukan di sore hari. Perlu diperhatikan, jangan melakukan penyiraman terlalu banyak, karena air yang tergenang terlalu banyak pada media tanam dapat menyebabkan bibit atau rimpang kunyit cepat membusuk.

Masa Panen Kunyit

panen-kunyit

Masa panen ideal untuk tanaman kunyit adalah saat tanaman kunyit telah berusia 8 bulan setelah masa tanam. Mengapa perlu adanya masa tanam yang ideal? Hal ini bertujuan agar rimpang kunyit yang dihasilkan tidak kusut, sehat, tidak cepat membusuk, beratnya ideal, dan tetap segar meskipun disimpan dalam waktu yang lama.

Itulah beberapa tips dan trik mudah membudidayakan kunyit dalam pot maupun polybag. Tidak ada salahnya mencoba berkebun menggunakan lahan yang ada di pekarangan atau di kebun pribadi, tidak perlu repot-repot mencari atau menyewa lahan yang lebih luas untuk berkebun. Dengan memanfaatkan lahan yang ada di pekarangan dan kebun rumah, tanaman yang ditanam akan lebih mudah diawasi dan dirawat. Jika ingin lebih mudah, berkebun juga dapat dilakukan menggunakan pot atau polybag yang lebih menghemat lahan. Selamat berkebun kunyit.