+62 8383 574 111 24 admin@kdngroup.co.id
  1. Pilih Waktu Tanam

Waktu terbaik untuk menanam ketumbar tergantung tempat Anda tinggal karena sesuai musim atau cuaca yang berlangsung. Ketumbar tidak tahan terhadap panas yang ekstrim. Waktu terbaik untuk mulai menanam ketumbar di antara bulan Maret dan Mei yang umumnya cuaca atau musim sedang hangat dan kering. Cuaca yang terlalu panas membuat tanaman ketumbar akan menggulung yang berarti akan mengeluarkan bunga dan biji. Tentukanlah waktu tanam ketumbar dengan bijaksana agar hasil yang didapat maksimal.

2. Siapkan Posisi Tanam di Kebun

Pilih posisi tanah di mana ketumbar akan memperoleh sinar matahari secara langsung. Namun, jangan letakan tanaman ketumbar di tempat yang terpapar terik matahari. Media tanam ketumbar harus berada di tanah yang subur dengan sirkulasi air yang baik serta ukuran pH antara 6,2 hingga 6,8. Gunakan sekop atau rototiller untuk mengolah tanah atau media tanam ketumbar. Alat tersebut digunakan untuk memasukkan 2 hingga 3 inchi bahan organik seperti kompos, daun busuk, atau kotoran hewan ke lapisan tanah yang paling atas. Kemudian ratakan tanah dengan garu sebelum mulai menanam.

3.Pemilihan Bibit Ketumbar

Ketumbar biasa diperbanyak melalui bijinya. Bibit ketumbar didapat dari biji yang telah cukup umur dan sehat. Biji-biji ketumbar harus diseleksi sebelum disemai. Bagaimana cara menanam daun ketumbar dari bibit biji?

Anda cukup merendam biji-biji tersebut dalam air sehingga Anda dapat memilih biji yang tenggelam dalam air merupakan biji yang bagus.

4. Semai Biji Ketumbar

Sebelum ditanam, biji ketumbar harus direndam di dalam air hangat selama 2 hingga 12 jam untuk mengaktifkan biji tersebut. Setelah itu, siapkan wadah bekas dengan kedalaman 1-2 cm dan tabur biji ketumbar di sana. Persemaian biji ketumbar dilakukan pada tanah dengan kedalaman sekitar 1/4 inchi dengan jarak 6 hingga 8 inchi dalam barisan yang berjarak sekitar 30 cm antara satu dengan yang lain.

Ketumbar butuh kondisi tanah yang lembab untuk germinasi sehingga Anda harus sering menyiraminya. Ketumbar perlu air yang cukup pada setiap minggu karena tanaman ini mulai germinasi dalam jangka waktu dua sampai tiga minggu. Biji akan tumbuh dalam masa 7-10 hari. Ketumbar memliki masa pertumbuhan yang cukup cepat. Selanjutnya, Anda harus menanam biji yang baru setiap 2 hingga 3 minggu sekali untuk memastikan bahwa Anda mempunyai persediaan ketumbar sepanjang musim

5.Pelihara Ketumbar dengan Telaten

Setelah tanaman tingginya mencapai sekitar 2 inchi maka Anda bisa memberi pupuk nitrogen yang larut air. Jangan memberikan pupuk secara berlebihan. Jumlah pupuk yang dibutuhkan adalah 1/4 cangkir untuk setiap 7 hingga 6 meter area tanam.

Setelah tanaman ketumbar sudah mulai kuat. Anda tidak perlu menyiraminya terlalu banyak. Anda hanya perlu menjaga tanahnya agar tetap lembab, tetapi tidak samapi sangat basah karena ketumbar berasal dari daerah beriklim kering.

6. Tanaman Tidak Boleh Terlalu Besar

Jika ketumbar sudah terlalu besar mencapai tinggi 2 hingga 3 inchi, potonglah tanaman tersebut. Cabutlah tanaman yang lebih kecil agar tidak terlalu rapat. Biarkan tanaman yang sudah tumbuh lebih besar agar terus tumbuh hingga antar tanaman berjarak 8 hingga 10 inchi. Tanaman yang lebih kecil (yang telah dicabut) bisa digunakan untuk masakan agar lebih lezat. Anda dapat mencegah gulma tumbuh dengan menanam ketumbar lebih banyak di bagian dasar tanaman setelah tanaman tumbuh.

7. Masa Panen

Potong daun tunggal dan batang dari bagian dasar tanaman yang berada di dekat tanah saat dipanen. Bisa juga dilakukan saat batang tanaman telah mencapai tinggi 4 hingga 6 inchi. Gunakan tanaman yang segar untuk masakan, bukan daun tua yang terasa pahit. Anda tidak boleh memotong lebih dari satu-per-tiga daun dalam sekali waktu karena dapat membuat tanaman menjadi lemah. Setelah Anda memanen daunnya, tanaman ketumbar akan terus tumbuh setidaknya hingga dua atau tiga siklus lagi.

8. Tentukan Ketumbar Berbunga atau Tidak

Tanaman ketumbar akan mulai berbunga dalam waktu cepat atau agak lama. Pada saat tersebut, tanaman akan berhenti menghasilkan daun baru yang segar dan nikmat untuk dimakan. Biasanya beberapa orang akan memotong bunga tanaman agar tanaman menghasilkan daun yang lebih banyak dari sebelumnya. Anda harus memanen biji ketumbar setelah tanaman berbunga. Setelah bunga mengering, Anda bisa memanen biji ketumbar untuk masakan. Anda juga bisa membiarkan biji ketumbar jatuh ke tanah secara alami dengan menaburkan bibitnya begitu saja. Tanaman ketumbar secara alami ini akan tumbuh pada periode berikutnya.

Tips Menanam Ketumbar di Dalam Pot

Berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan dalam cara menanam ketumbar di dalam pot atau media lain yang lebih kecil.

1. Menyiapkan Pot 

Pertama, pilihlah pot yang cocok setidaknya memiliki lebar 18 inchi dan kedalaman 8 hingga 10 inchi. Pot yang digunakan harus berukuran cukup besar untuk menampung tanaman dewasa sehingga Anda tidak perlu memindahkan tanaman yang sudah besar.

Anda sebaiknya tidak menggunakan pot yang berukuran kecil dan sempit karena dapat menghambar pertumbuhan.

2. Menyiapkan Bibit Ketumbar 

Kedua, tanam biji ketumbar. Pot diisi dengan tanah yang cepat kering. Anda juga dapat mencampurkan pupuk ke dalam tanah jika Anda memang menginginkan hal itu. Lembabkan tanah dengan sedikit air, namun ketumbar tidak boleh terendam air. Anda harus memperhatikan kadar air dari tanaman yang sedang Anda tanam. Sebarkan biji di atas tanah secara merata di dalam pot. Tutuplah benih yang telah disebarkan tadi dengan tanah setelah 1/4 inchi.

3. Tempat Media Tanam 

Ketiga, letakkan ketumbar di tempat yang mendapatkan banyak sinar matahari. Ketumbar perlu sinar matahari yang cukup untuk tumbuh dengan baik.  Letakkanlah tanaman ketumbar dalam pot di jendela yang mendapatkan banyak sinar matahari atau letakkan di rumah kaca. Kemudian benihnya akan mulai tumbuh dalam waktu 7 hingga 10 hari.  Ketumbar tidak butuh waktu lama untuk tumbuh dan berkembang sehingga siap panen.

4. Perawatan Tanaman 

Keempat, jaga agar tanah tetap lembap. Jaga kelembaban tanah dengan membasahi tanahan menggunakan botol semprot. Karena air yang dituangkan langsung ke tanah dapat menyebabkan biji ketumbar bergeser letaknya. Kelima, masa panen ketumbar. Saat batang ketumbar tingginya telah mencapai 4 hingga 6 inchi, tanaman ini akan siap dipanen. Potonglah tanaman hingga 2 sampai 3 bagian daun pada setiap minggu. Hal yang seperti itu akan memacu tanaman untuk terus tumbuh. Jika telah tumbuh, Anda bisa memanen empat tanaman ketumbar dari satu pot.