+62 8383 574 111 24 admin@kdngroup.co.id
  1. Penanaman dengan Stek Batang

Tanaman bunga kertas atau bougenville bukanlah tipe bunga yang mudah untuk ditanam dengan biji, umbi atau lainnya. Cara paling mudah untuk budidaya bunga kertas adalah dengan menggunakan teknik stek batang.

Cara menanam bunga kertas dengan stek batang adalah anda harus menggunakan batang bunga yang sudah dewasa. Kemudian, potong batang bunga kertas tersebut dengan cara menyerong dan runcing.

Selanjutnya Anda bisa menanam atau menancapkan batang tersebut pada media tanam dengan kedalaman sekitar 3 sampai 5 cm. Proses penanaman seperti ini sebaiknya dilakukan pada pagi atau malam hari supaya tanaman ini lebih mudah tumbuh tunas dan berbunga lebat.

2. Penanaman Melalui Media Campuran

Menanam dengan media campuran pasir disukai oleh bunga kertas ini karena campuran pasir bersifat porous sehingga media tanam mempunyai mempunyai pori-pori atau lubang-lubang kecil. Fungsi dari pori-pori tanah yaitu untuk memudahkan udara masuk ke dalam media tanam, air juga terserap secara efektif dan kelembaban tanaman tetap stabil.

Hasil yang baik akan didapat jika Anda menggunakan pasir malang. Anda dapat menaruh pasir di bagian paling bawah sebanyak sepertiga dari tinggi pot.

3. Pemangkasan Tanaman Secara Teratur

Agar bunga kertas tampak lebih indah dan sering berbunga yaitu dengan memangkas bunga secara teratur. Anda sebaiknya memangkas tanaman ini seperlunya saja pada bagian ranting atau cabang yang sudah terlalu panjang dan daun yang lebat dengan tetap memperhatikan estetika tanaman. Jangan biarkan tanaman ini dipenuhi dengan daun-daunan karena nutrisi yang diperoleh tanaman hanya tersebar ke daun dan akan menghambat munculnya bunga baru.

4. Pemupukan Ulang Perlu Dilakukan

Pemupukan ulang secara teratur penting untuk dilakukan agar tanaman bisa tumbuh subur. Pupuk yang digunakan sebaiknya pupuk hewani, organik atau kompos dengan takaran sewajarnya. Jangan gunakan pupuk buatan karena kurang baik untuk pertumbuhan. Pemupukan ulang ini sebaiknya dilakukan sebulan sekali.

5. Penanaman dengan Teknik Sambungan Pucuk

Teknik sambungan pucuk ini sedang menjadi tren yang diterapkan pada penanaman bunga kertas. Tren warna bunga kertas yang bermacam-macam pada satu tanaman tengah digemari masyarakat.

Teknik sambungan pucuk ini tidak sulit untuk dilakukan asalkan Anda berani mencoba. Teknik sambungan pucuk adalah teknik untuk menyambung cabang muda ke tanaman bunga kertas yang telah dewasa baik sejenis atau jenis bunga kertas lainnya.

Cabang-cabang muda sebaiknya dibiarkan untuk tumbuh dan menyatu dengan batang utama. Sedangkan untuk perawatan tanaman ini sangat mudah yaitu hanya dengan penyiraman rutin setiap pagi dan pemupukan yang sempurna sehingga tanaman ini dapat tumbuh dengan segar secara singkat (kurang dari 2 minggu). Iklim tropis Indonesia sangat cocok untuk bougenville sehingga mudah untuk beradaptasi dan berbunga.

6. Teknik Perawatan

Pertumbuhan bunga kertas dipengaruhi oleh intensitas air yang diserap sehingga tanaman bunga kertas ini memerlukan penyiraman yang cukup dan teratur. Namun Anda perlu perhatikan adanya masa dalam satu tahun, bunga kertas tidak memerlukan air. Jadi, terdapat masa kering dalam budidaya bunga kertas yang terjadi saat kuncup bunga mulai tumbuh. Masa kering ini biasanya jangka waktu lamanya terjadi sampai empat hari. Tujuan dari adanya masa kering ini adalah untuk merangsang pertumbuhan kuncup-kuncup tersebut.

Jangan menyiram bunga kertas dengan air berlebihan. Tumbuhan ini cukup disiram sampai lembab saja. Jangan terlalu sering disiram sebab saat tanaman ini terlalu basah justru dapat membuat bunga cepat membusuk. Lakukanlah penyiraman secukupnya saja, tidak terlalu sedikit dan tidak terlalu banyak.

7. Pencegahan Hama Tanaman 

Letakkan tanaman ini di tempat yang mendapatkan cahaya matahari cukup banyak. Hal ini dapat membuat proses fotosintesisi berjalan dengan baik. Jika tanaman terkena hama penyakit, Anda harus segera melakukan perawatan intensif. Bagaimana caranya? Mudah saja, Anda hanya perlu memotong bagian yang terkena hama penyakit atau menyemprotkan fungsisida.

Di sisi lain, bougenville juga butuh masa kering. Di masa kering Anda bisa terapkan stress air kepada tanaman bunga kertas yaitu tidak disiram selama beberapa hari dengan perhitungan tanaman tidak mati karena kekurangan air. Setelah perlakuan seperti itu, kemungkinan daun akan rontok sebagian dan mulai keluar kuncup bunga. Bunga kertas juga membutuhkan tambahan pupuk untuk pertumbuhan yang baik yang harus diberikan pada masa kering tadi.

Tips Menanam Bunga Kertas dengan Benih

Saat menanam tumbuhan apapun, tahap pertama yang harus dilakukan adalah pembenihan. Ada hal-hal yang harus dilakukan dalam pembenihan bunga kertas ini. Pertama, siapkan benih bunga kertas sebelum ditanam.

Benih bunga kertas bisa didapatkan dari indukan bunga kertas yang berkualitas dan sudah berumur. Setelah mendapatkan benih yang cocok maka Anda dapat mengambil dan memotong bunganya. Ketiga, jemur bunga di bawah paparan sinar matahari.

Setelah kering, ambil biji bunga kertas untuk dijadikan benih bunga yang baru. Anda harus menyemai biji menggunakan campuran tanah, sekam padi, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1.  Kemudian benamkan biji ke dalam media semai lalu siram air secukupnya. Kemudian biarkan selama lebih dari 7 hari sampai benih berkecambah dan memiliki beberapa daun. Bibit bisa ditanam jika tingginya mencapai 30 cm.

Bougenvile tergolong tanaman sangat mudah berbunga yakni dalam 1 bulan sekali bisa langsung berbunga. Cara menanam dan merawat bunga bougenvile sekilas terlihat mudah, namun Anda harus telaten melakukannya dan tidak boleh sembarangan terutama dalam hal takaran penyiraman dan pemupukan. Keunikan dari bunga kertas ini adalah Anda bisa merancang bentuk dan warna bunga bogenvile sesuai dengan keinginan Anda.