+62 8383 574 111 24 admin@kdngroup.co.id

Mengenal Terarium

Anda dan keluarga bisa menciptakan taman mini sesuai kreativitas di dalam terarium. (Foto: Unsplash)

Anda dan keluarga bisa menciptakan taman mini sesuai kreativitas di dalam terarium.

Secara umum, terarium adalah kumpulan tanaman kecil yang tumbuh dalam wadah tertutup dari kaca atau plastik transparan. Teknik menanam ini sudah lama dikenal di luar negeri dan dipopulerkan oleh ilmuwan asal London, yaitu Nathaniel Bagshaw Ward di tahun 1827. Pada saat itu, Dr. Ward tidak sengaja menemukan kalau tanaman pakis dapat tumbuh dengan baik di dalam stoples kaca.

Terarium dapat dikatakan sebagai biosfer buatan yang paling alami, karena yang terjadi di dalam terarium mirip dengan yang terjadi di alam. Yang membedakanya hanya perawatan dan medianya.

Di dalam terarium, Anda dapat menciptakan taman bernuansa tropis, mediterania, padang pasir dan lain-lain. Berdasarkan kondisi lingkungan, ada dua kategori untuk tanaman terarium, yaitu:

1. Terarium Udara Terbuka

Terarium ini menggunakan wadah terbuka atau tidak menggunakan penutup wadah. Dengan terarium udara terbuka, Anda dapat mendekorasi tanaman dalam waktu yang singkat. Kelebihan lainnya dari terarium udara terbuka adalah mudah dibuat, mudah dirawat, dan tidak memiliki risiko terserang jamur ataupun bakteri karena lingkungan yang terlalu lembap.

2. Terarium Udara Tertutup

Terarium udara tertutup memiliki kondisi lingkungan yang tertutup rapat di semua bagiannya. Hal ini bertujuan untuk membuat biosfer yang unik di dalam terarium tersebut. Jika Anda berencana membuat terarium tertutup, pilihlah jenis tanaman yang dapat tumbuh di dalam wadah tertutup dan media tanam yang tepat.

Jika ingin menanam tanaman yang membutuhkan banyak sinar matahari, terarium udara terbuka bisa menjadi pilihan. Sedangkan tanaman dengan kelembapan tinggi sebaiknya ditempatkan di wadah tertutup.

Perlengkapan Untuk Membuat Terarium

Aksesori, batu warna-warni, dan mainan anak-anak dapat dimanfaatkan sebagai hiasan terarium. (Foto: Unsplash)

Aksesori, batu warna-warni, dan mainan anak-anak dapat dimanfaatkan sebagai hiasan terarium. (Foto: Unsplash)

Ukuran terarium terhitung kecil, tetapi ada banyak perlengkapan yang diperlukan untuk membuat sebuah terarium. Berikut ini perlengkapan yang perlu Anda siapkan sebelum membuat terarium.

  1. Wadah kaca atau wadah plastik dengan bukaan yang cukup besar untuk menempatkan tanaman di dalamnya, contohnya wadah berbentuk heksagon dan fishbowl
  2. Batu-batu kecil
  3. Arang yang telah dipotong kecil-kecil
  4. Pasir
  5. Tanah
  6. Zeolit
  7. Tanaman hias
  8. Aksesori, batu warna-warni, atau mainan anak-anak untuk hiasan
  9. Corong untuk memasukkan media tanam
  10. Penjepit atau sumpit untuk menjepit tanaman
  11. Kuas untuk membersihkan tanaman dan hiasan yang kotor terkena tanah
  12. Sekop kecil
  13. Gunting
  14. Botol semprot atau pipet untuk menyiram tanaman hias

Memilih Wadah Dan Tanaman Untuk Terarium

Pilih wadah terarium berbahan kaca atau plastik bening agar cahaya bisa masuk ke dalamnya. (Foto: Unsplash)

Pilih wadah terarium berbahan kaca atau plastik bening agar cahaya bisa masuk ke dalamnya. (Foto: Unsplash)

Wadah terarium umumnya terbuat dari kaca atau bahan bening yang memungkinkan cahaya bisa masuk dan ada lubang yang cukup besar untuk memungkinkan Anda menambahkan media tanam serta tanaman hias. Anda juga bisa menggunakan stoples bekas, bohlam bekas, vas yang sudah tidak terpakai, atau teko kaca sebagai wadah terarium.

Mengenai tanaman untuk di dalam terarium, Anda tidak bisa asal pilih. Ciri-ciri tanaman yang cocok untuk terarium antara lain adalah pertumbuhannya lambat, daun serta batangnya tebal sehingga bisa menyimpan banyak air, dan tanaman dapat ditempatkan di dalam ataupun di luar ruangan. Menurut Better Homes and Gardens, tanaman yang sering digunakan untuk terarium adalah moon valley, lidah mertua, nerve plant atau fittonia, variegata, golden clubmoss, air plant, strawberry begonia atau dikenal juga dengan nama kuping macan, dan black mondo grass. Kaktus juga disukai sebagai tanaman untuk terarium karena batangnya tebal.

Proses Pembuatan Terarium

Masukkan media tanam, tanaman hias, dan aksesori secara perlahan agar terarium terlihat rapi dan ada ruang sisa untuk pertumbuhan tanaman. (Foto: Unsplash)

Masukkan media tanam, tanaman hias, dan aksesori secara perlahan agar terarium terlihat rapi dan ada ruang sisa untuk pertumbuhan tanaman. (Foto: Unsplash)

Setelah Anda memilih tanaman dan wadah serta sudah mengumpulkan semua perlengkapan untuk membuat terarium, berikut ini cara membuatnya.

  • Siapkan wadah kaca atau wadah plastik, kemudian bersihkan terlebih dahulu.
  • Masukkan terlebih dahulu batu-batu kecil yang akan berfungsi sebagai pengeringan di dalam terarium.
  • Lapisi dengan arang yang telah dipotong kecil-kecil sampai menutupi bagian bawah wadah.
  • Tuangkan tanah hingga dapat menutupi akar tanaman. Sebaiknya lapisan tanah ini mencapai 5 cm.
  • Masukkan tanaman secara perlahan dan hindari menempatkan tanaman hias terlalu padat. Sisakan ruang untuk pertumbuhan tanaman hias dan tidak lupa hindari daun mengenai dinding wadah.
  • Masukkan zeolit dengan menggunakan corong.
  • Tambahkan aksesori, mainan anak-anak, atau batu-batu kecil penuh warna di atasnya supaya terlihat lebih menarik.
  • Jika ada kotoran yang melekat pada tanaman, bersihkanlah dengan kuas.

Menyiram Terarium

Anda bisa menggunakan pipet ataupun botol semprot untuk menyiram terarium. (Foto: Unsplash)

Anda bisa menggunakan pipet ataupun botol semprot untuk menyiram terarium. (Foto: Unsplash)

Penyiraman yang baik merupakan salah satu hal yang penting untuk kelangsungan hidup terarium. Supaya air tidak menggenang, berikut ini tips menyiram terarium yang bisa Anda ikuti.

  • Terarium tertutup biasanya tidak membutuhkan air dalam jangka waktu yang lama, sehingga Anda dapat menyiramnya pada saat media tanam terlihat sedikit kering. Untuk terarium tertutup, Anda dapat menyiramkan air langsung ke tanaman dengan menggunakan pipet.
  • Saat menyiram terarium terbuka, teknik yang disarankan adalah menggunakan botol semprot agar tidak merusak keindahan terarium. Terarium terbuka cukup disiram seminggu sekali tergantung pada kondisi terarium.

Merawat Terarium

Ketika daun tanaman mulai lebat, Anda bisa memangkasnya agar terarium tetap terlihat cantik dipandang mata. (Foto: Unsplash)

Ketika daun tanaman mulai lebat, Anda bisa memangkasnya agar terarium tetap terlihat cantik dipandang mata. (Foto: Unsplash)

Tempat ideal untuk meletakkan terarium adalah di spot yang mendapatkan cahaya tidak langsung. Jika terarium diletakkan di dalam ruangan yang tidak terkena matahari, usahakan untuk menggunakan lampu berwarna kemerahan agar tanaman dapat menyerap sinar untuk kebutuhan fotosintesis.

Mengenai pemangkasan, hal ini biasanya dilakukan pada saat daunnya telah lebat. Anda bisa menggunakan gunting kecil yang berujung panjang supaya dapat menjangkau tanaman di dalam wadah.

Gaya Baru Menata Kaktus Dalam Ruang

Ternyata, bercocok tanam di dalam wadah kecil mudah dilakukan dan juga menyenangkan, ya. Ukurannya yang terbatas membuat terarium dapat diletakkan di setiap ruangan di rumah, di apartemen, ataupun di kantor.

Sumber : rumah.com