+62 8383 574 111 24 admin@kdngroup.co.id

Tanaman hias ini sebenarnya memiliki beberapa jenis, namun tetap saja warna daun dari tanaman aglaonema ini selalu memiliki warna bercak hijau di sela daunnya. Biasanya akan banyak bunga dari hasil persilangan dari beberapa jenis bunga aglaonema ini. Keindahan yang di tampilkan akan memberikan warna tersendiri dan inilah mengapa banyak orang sangat menyukai bunga hias yang satu ini.

Berikut persiapan untuk penanaman bunga hias tersebut :

1. Proses Pembibitan Dengan Biji

Cara Menanam Bunga Aglaonema – Jika anda ingin melakukan pembibitan menggunakan biji maka anda harus nya mencari biji yang diambil dari tanaman indukan yang sudah berumur atau sedah tua. Sebelumnya rendam biji aglaonema selama 2 hingga 3 jam agar bisa meransang pertumbuhan biji tersebut.

2. Proses Pembibitan Dengan Stek

Anda bisa melakukan penanaman menggunakan stek dengan cara menanam pucuk dari aglaonema yang sudah berumur tersebut. Setidaknya tanaman indukan yang nantinya akan di stek tetap memiliki 5 sisa daun setelah bucuknya di ambil dan haruslah memiliki batang yang kokoh. Potonglah pucuk indukan yang sebelumnya telah anda pilih tersebut.

Pohon indukan tersebut setidaknya harus ada sampai 7 ruas daun, ya! Setelah melakukan pemotongan pucuk menggunakan gunting tanaman atau pisau yang tajam, maka anda hanya perlu menanam pucuk tersebut kedalam wadah kecil dan letakan di daerah sejuk dan terhindar dari berbagai jenis gangguan. Hanya saja indukan yang di lakukan stek pucuk ini akan mengalami percabangan.

3. Pembibitan Dengan Cangkok

Anda hanya perlu ketelitian dalam memperbanyak bunga aglaonema menggunakan metode pencangkokan, karena jika tidak teliti maka batang yang di lakukan pencangkokan akan mengalami pembusukan. Cara atau metode cangkok adalah sebagai berikut :

  • Pilihlah tanaman indukan yang bewarna batang coklat dan kokoh. Biasanya akan di tandai dengan daun yang mudah gugur atau telah gugur dengan sendirinya.
  • Kupas sedikit batang yang telah dipilih untuk menjadi indukan pembibitan cangkok tersebut.
  • Lapisi dengan kombinasi tanah sekam, humus, pakis dan pasir malang gunakan plastik.
  • Berilah lubang kecil untuk sirkulasi udara untuk lubang pengakaran, lakukan penyemprotan pada plastik 2 kali sehari dan biasanya akan siap dalam 3 atau 4 minggu. Itulah cara menanam bunga aglaonema.

4. Pembibitan Dengan Pemisahan Anakan

Cara pembibitan dengan metode ini adalah dengan pemotongan akar sambung antara indukan aglaonema dengan anakannya. Pastikan terlebih dahulu bahwa anakan tersebut sudah memiliki akar yang cukup kuat sebeum anda melakukan pemisahan dengan metode pemotongan. Tada akar yang sudah kuat adalah akar yang gemuk dan bewarna putih.

5. Media Tanam

Untuk menunjang pertumbuhan tanaman hias aglaonema maka ada beberapa jenis media tanam yang bisa di pakai yaitu :

  • Sekam Bakar : Ini merupakan media tanam yang memiliki daya tahan yang lama dan memiliki sifat steril. Hanya saja daya serap untuk air kurang baik walaupun aerasinya cukup baik hingga harus di campur dengan media tanam lainnya.
  • Pakis : Merupakan salah satu media tanam yang memiliki sistem drainase, daya serap air, daya tahan dan bagus untuk perkembangan akar.
  • Pasir Malang : Digunakan dalam pencegahan media yang sangat basah atau terjadi penggenangan air karena sifat porositasnya yang baik.
  • Cocopeat : Merupakan media tanam yang merupakan hasil olahan dari sabut kelapa yang dapat menahan air dan sering menjadi media tanam bunga hias.

6. Penyiraman Tanaman Aglaonema

Ketika anda menanam tanaman aglaonema maka anda harus juga menyesuaikan dengan kondisi lingkungan dan kondisi dai media tanam. Penyiraman biasanya di lakukan dengan menyesuaikan dengan jumlah air dengan media tanam. Sebaiknya gunakan air bersih yang tidak mengandung zat berbahaya seperti kaporit.

7. Pemupukan Bunga Aglaonema

Agar pertumbuhan tanaman ini menjadi baik dan berkembang dengan pesat maka anda harus memberi pupuk secara rutin sekitar sekali 2 minggu.

Nutrisi akan di berikan kepada tanaman bunga aglaonema dengan pemberian pupuk rutin dan nantinya akan menunjang pertumbuhan tanaman ini. Biasanya pupuk yang biasa di gunakan adalah pupuk NPK.

Pupuk lain yang di pakai adalah Gandasil D, Vitabloom, Hyponex dan Growmore.

Agar tanaman hias ini bisa tumbuh dengan baik dan daun yang di hasilkan juga cantik maka anda harus rajin memberikan pemupukan dan berikan kelembaban sekitar 50 hingga 75 %.

8. Penyakit dan Hama

Penyakit dan hama merupakan hal yang harus anda perhatikan dengan baik karena akan menggangu pertumbuhan dari tanaman hias anda. Penyakit umum yang sering menyerang tanaman hias ini adalah jamur fusarium yang akan menyebabkan layu fusarium. Anda bisa menggunakan fungisida agar bisa melakukan pencegahan terhadap penyakit ini. Sedangkan ulat adalah hama yang sering menggangu tanaman ini.

Singkirkan saja segala hama seperti ulat yang akan menempel di batang. Gunakan penyiraman air sabun jika anda ingin menyingkirkan hama seperti kutu kebul. Jangan terlalu pekat dalam membuat cairan air sabun. Gunakan saja air sabun cuci piring seperlunya.

9. Perawatan Pada Masa Kemarau

Ketika memasuki masa atau musim kemarau maka tanaman atau bunga aglaonema ini memerlukan perawatan istimewa agar daun indah yang dia miliki agar tidak mengalami kerusakan atau mati. Karena musim kemarau akan mengalami peningkatan suhu yang drastis. Sehingga akan terjadi penguapan sehingga biasanya akan terjadi pengguguran daun.

Jadi anda harus melakukan pemeliharaan agar mdia tanam tetap terjaga kelembabanyannya. Sebaiknya jika anda menggunakan susu murni agar kelembaban daun terjaga, sebaiknya hentikan penggunaan selama musim kemarau. Karena daun tanaman hias ini akan lebih menderita jika dilakukan perawatan pengkilapan daun selama musim panas atau musim kemarau.

10. Cara Menjaga Pengkilapan Daun

Ada beberapa cara yang biasa di gunakan petani yang membudidayakan tanaman hias ini. Untuk pengkilapan daun dari aglaonema yang merupakan pemanis tanaman bunga ini adalah susu, ampas kelapa dan air.

Semua bahan tersebut bisa di gunakan dengan cara menggunakannya memakai spon yang cukup halus dan di berikan air sumur yang bersih kemudian anda tinggal mengaplikasikan dengan cara pengelapan pada daun. Selain menggunakan pembersihan menggunakan air, anda juga bisa menggunakan susu untuk perawatan daun aglaonema tersebut.

Sumber : ilmubudidaya.com